Pages

Subscribe:
Tampilkan postingan dengan label Cat Dekoratif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cat Dekoratif. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Oktober 2012

Cat Dekoratif Bermotif Frottage

Cat dekoratif teknik frottage dikerjakan dengan menggunakan lembaran koran bekas atau plastik bekas yang di tempelkan pada permukaan cat yang masih basah, diremas sedikit, kemudian diangkat kembali. Efek yang ditinggalkan akan sedikit tampak seperti guratan bekas kertas atau kain pada dinding.

Frottage dikerjakan dengan menggunakan lembaran koran atau plastik yang di tempelkan pada permukaan cat yang masih basah.


Alat dan bahan
Cat emulsi (latex)
Lem fox putih
Wadah putih
Kuas cat ukuran 5cm
Kertas koran bekas
Kantong plastik

Menggunakan Plastik Bekas
Efek yang dihasilkan oleh penggunaan plastik sedikir berbeda dengan yang dihasilkan oleh kertas koran, karena plastik tidak menyerap air.
1. Campurkan cat lem fox dengan lem fox di dalam wadah cat, lalu sapukan ke dinding dengan memakai kuas.

Frottage dikerjakan dengan menggunakan lembaran koran atau plastik yang di tempelkan pada permukaan cat yang masih basah.

Frottage dikerjakan dengan menggunakan lembaran koran atau plastik yang di tempelkan pada permukaan cat yang masih basah.


2. Lanjutkan menyapukan cat hingga merata di permukaan dinding.

Frottage dikerjakan dengan menggunakan lembaran koran atau plastik yang di tempelkan pada permukaan cat yang masih basah.

3. Tempelkan pastik yang sudah dibuat agak kusut, lalu remaslah lagi ketika masih menempel di dinding, kemudian angkat.

Frottage dikerjakan dengan menggunakan lembaran koran atau plastik yang di tempelkan pada permukaan cat yang masih basah.


4. Terakhir, remas plastik menjadi gumpalan, lalu tepuk-tepukkan untuk mengangkat kelebihan cat yang masih tertinggal sehingga corak pada dinding terlihat merata.

    Frottage dikerjakan dengan menggunakan lembaran koran atau plastik yang di tempelkan pada permukaan cat yang masih basah.



    Menggunakan Koran Bekas
    Teknik yang dilakukan ssama dengan teknik menggunakan plastik, namun karena sifatnya menyerap air, kertas koran akan mengangkat plastik. Karena itu, anda harus sering mengganti kertas koran yang digunakan.

    1. Campurkan cat dengan lem fox putih di dalam wadah cat, lalu sapukan ke dinding dengan memakai kuas. Tempelkan kertas koran yang sudah dibuat agak kusut, lalu remaslah lagi ketika masih menempel di dinding, kemudian angkat.

    Frottage dikerjakan dengan menggunakan lembaran koran atau plastik yang di tempelkan pada permukaan cat yang masih basah.


    2. Remas kertas koran menjadi koran menjadi gumpalan, lalu tepuk-tepukkan untuk mengangkat kelebihan cat yang masih tertinggal sehingga corak pada dinding terlihat merata.
      Frottage dikerjakan dengan menggunakan lembaran koran atau plastik yang di tempelkan pada permukaan cat yang masih basah.


      Demikian artikel pada segmen "

      50.000 Desain Properti Powerfull
      Inspirasi Properti
      Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
      Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
      Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
      Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti

      Cat Dekoratif Bermotif Spattering

      Teknik spattering dilakukan mencelupkan kuas lukis ke dalam cat, kemudian mengetuk-ngetukannya dengan kuasCat dekoratif spattering dihasilkan lewat percikan beberapa warna. Teknik ini sangat simpel jika diaplikasikan pada permukaan yang datar (horizontal), namun agak lebih sulit jika anda ingin mencoba pada dinding atau permukaan vertikal. Pengaplikasian pada dinding vertikal harus konsisten dan cat tidak boleh terlalu encer agar tidak meleleh ke bawah. Periksa dulu kekentalan cata agar tidak terjadi kesalahan (misalnya: cat terlalu encer) yang sulit dikoreksi. Jangan sampai Anda harus memulai porsesnya dari awal lagi. Teknik dasar spattering adalah mencelupkan kuas lukis ke dalam cat, kemudian mengetuk-ngetukannya dengan kuas lain sehingga menghasilkan cipratan cat ke dinding. Kunci suksesnya antara lain terletak pada pilihan warna dominan dari permukaan serta pengkombinasiannya dengan warna yang digunakan untuk memberi efek cipratan. Berikut langkah-langkah untuk melakukan cat dekoratif bermotif spattering.

      Alat dan bahan
      Cat emulsi (latex) paling sedikit 3 warna
      Wadah cat
      Kuas cat ukuran 5 cm
      Kuas lukis ukuran sedang

      Langkah pengerjaan
      1. Sapukan cat ke dinding menjadi warna dasar dengan memakai kuas, biarkan hingga benar-benar kering.

      Teknik spattering dilakukan mencelupkan kuas lukis ke dalam cat, kemudian mengetuk-ngetukannya dengan kuas

      Teknik spattering dilakukan mencelupkan kuas lukis ke dalam cat, kemudian mengetuk-ngetukannya dengan kuas

      2. Setelah lapisan pertama kering, tambahkan lapisan kedua dari warna dasar hingga permukaan tertutup rata.

      Teknik spattering dilakukan mencelupkan kuas lukis ke dalam cat, kemudian mengetuk-ngetukannya dengan kuas

      3. Campurkan warna kedua menjadi 25% air hingga menjadi lebih encer. Ambil kuas lukis ukuran sedang dan celupkan ke dalam campuran, lalu jentikkan/kibaskan bulu-bulunya hingga menghasilkan cipratan besar-besar ke dinding, diamkan hingga kering.

      Teknik spattering dilakukan mencelupkan kuas lukis ke dalam cat, kemudian mengetuk-ngetukannya dengan kuas


      4. Setelah warna kedua kering, campurkan warna ketiga dengan 25% air. Kembali gunakan kuas lukis ukuran sedang, celupkan ke dalam campuran lalu ketuk-ketukkan ke kuas lainnya ke depan dinding hingga menghasilkan cipratan-cipratan yang lebih kecil.

        Teknik spattering dilakukan mencelupkan kuas lukis ke dalam cat, kemudian mengetuk-ngetukannya dengan kuas

        Demikian artikel pada segmen "cat dekoratif bermotif spattering" ini. Semoga bermanfaat.

        50.000 Desain Properti Powerfull Inspirasi Properti
        Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
        Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
        Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
        Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti

        Senin, 22 Oktober 2012

        Cat Dekoratif Bermotif Combing Pola Khusus

        Cat dekoratif pada teknik ini tak berbeda jauh dengan pada postingan artikel sebelumnya baik bahan maupun cara penyelesaiannya. Namun pada segmen kali ini memberikan sentuhan kreatifitas khusus untuk membuat pola pada cat dekoratif bermotif pola khusus.

        Pengecatan bermotif combing berpola khusus menekankan warna-warna yang kontras sehingga lebih hidup.


        Membuat pola-pola khusus
        Anda bisa mencoba berbagi variasi pola dengan alat sisir Anda, yang hasilnya terutama akan sangat menarik jika Anda menggunakan kombinasi warna-warna yang kontras. Tentunya, banyak latihan menjadi hasilnya semakin (practices make perfect) contoh macam-macam pola yang dapat dihasilkan dari teknik combing.
        Berikut adalah langkah-langkah pada teknik cat dekoratif bermotif combing pola khusus.


        Pengecatan bermotif combing berpola khusus menekankan warna-warna yang kontras sehingga lebih hidup.

        Pengecatan bermotif combing berpola khusus menekankan warna-warna yang kontras sehingga lebih hidup.

        Pengecatan bermotif combing berpola khusus menekankan warna-warna yang kontras sehingga lebih hidup.

        Pengecatan bermotif combing berpola khusus menekankan warna-warna yang kontras sehingga lebih hidup.

        Pengecatan bermotif combing berpola khusus menekankan warna-warna yang kontras sehingga lebih hidup.

        Pengecatan bermotif combing berpola khusus menekankan warna-warna yang kontras sehingga lebih hidup.

        Pengecatan bermotif combing berpola khusus menekankan warna-warna yang kontras sehingga lebih hidup.

        Pengecatan bermotif combing berpola khusus menekankan warna-warna yang kontras sehingga lebih hidup.

        Pengecatan bermotif combing berpola khusus menekankan warna-warna yang kontras sehingga lebih hidup.

        Pengecatan bermotif combing berpola khusus menekankan warna-warna yang kontras sehingga lebih hidup.

        Pengecatan bermotif combing berpola khusus menekankan warna-warna yang kontras sehingga lebih hidup.

        'Pengecatan bermotif combing berpola khusus menekankan warna-warna yang kontras sehingga lebih hidup.


        hasil akhir 
        Pengecatan bermotif combing berpola khusus menekankan warna-warna yang kontras sehingga lebih hidup.
        Selain itu combing dengan garis berpola vertikal dan horizontal, memberi sentuhan tersendiri. Pemilihan warna magenta membuat suasana ruang makan lebih cerah dan fun, tentunya dapat menambah selera makan.
        Pengecatan bermotif combing berpola khusus menekankan warna-warna yang kontras sehingga lebih hidup.
        Kombinasi motif lengkung dapat mengurangi, mengaburkan kesan kaku sehingga terkesan lebih ramah dan tetap serasi
        Pengecatan bermotif combing berpola khusus menekankan warna-warna yang kontras sehingga lebih hidup.
        Combing dengan motif garis tegas merupakan salah satu teknik yang dapat kita terapkan pada konsep desain modern. Apabila kita menginginkan kesan ruang yang tinggi kita bisa memilih garis yang vertikal. Sebaliknya, apabila menginginkan kesan ruangan lebih besar, bisa memilih gariz yang horizontal.

        Demikian artikel pada segmen "Cat Dekoratif Bermotif Combing Pola Khusus" ini. Semoga bermanfaat.

        50.000 Desain Properti Powerfull Inspirasi Properti
        Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
        Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
        Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
        Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti

        Cat Dekoratif Bermotif Combing Basic

        Cat dekorati combing adalah teknik yang mudah dan memungkinkan Anda untuk berimajinasi  menciptakan variasi pola. Teknik dasarnya adalah menggoreskan sisir di atas cat yang masih basah sehingga menghasilkan efek garis-garis. Jika tak memiliki sisir karet khusus yang kuat, lentur dan mudah dicuci, Anda bisa membuatnya dari bahan karton tebal bergerigi. Kunci keberhasilan teknik ini adalah latihan menciptakan berbagai efek agar hasilnya konsisten. Pastikan juga permukaan yang akan di cat benar-benar halus dan rata, agar sisirnya tidak tersangkut-sangkut dan hasilnya menjadi tidak rapi.

        Combing basic dapat dilakukan dengan menggoreskan sisir di atas cat yang masih basah sehingga menghasilkan efek garis-garis.



        Alat dan bahan
        Cat emulsi (latex)
        Lem fox putih
        Wadah cat
        Kuas cat ukuran 5 cm
        Sisir karet

        Combing basic dapat dilakukan dengan menggoreskan sisir di atas cat yang masih basah sehingga menghasilkan efek garis-garis.


        Persiapan
        Combing basic dapat dilakukan dengan menggoreskan sisir di atas cat yang masih basah sehingga menghasilkan efek garis-garis.

        Combing basic dapat dilakukan dengan menggoreskan sisir di atas cat yang masih basah sehingga menghasilkan efek garis-garis.

        Combing basic dapat dilakukan dengan menggoreskan sisir di atas cat yang masih basah sehingga menghasilkan efek garis-garis.

        Basic Combing
        Pada teknik ini dilakukan dengan menarik sisir ke bawah dalam garis lurus yang tak terputus. Cara ini hanya cocok untuk area yang tidak terlalu besar, karena semakin luas bidangnya, semakin sulit Anda menyisir lurus dari atas ke bawah tanpa persiapan dalam satu tarikan.

        1. Campurkan cat dengan lem fox putih di dalam wadah cat, lalu sapukan ki dinding dengan kuas arah vertikal memakai kuas.

        Combing basic dapat dilakukan dengan menggoreskan sisir di atas cat yang masih basah sehingga menghasilkan efek garis-garis.


        2. Lanjutkan pengerjaan hingga permukaan bidang dinding tertutup penuh.

        Combing basic dapat dilakukan dengan menggoreskan sisir di atas cat yang masih basah sehingga menghasilkan efek garis-garis.

        3. Pegangn sisir membentuk sudut 90 derajat terhadap dinding, lalu tarik lurus ke bawah. Jika sisirnya berbelok ataug garisnya terputus, segera cat kembali menggunakan kuas, lalu ulangi prosesnya.
          Combing basic dapat dilakukan dengan menggoreskan sisir di atas cat yang masih basah sehingga menghasilkan efek garis-garis.



          Hasil akhir


          Combing basic dapat dilakukan dengan menggoreskan sisir di atas cat yang masih basah sehingga menghasilkan efek garis-garis.



          Bagaimana indah bukan. Nunggu apa lagi, silahkan kreasikan cat dinding Anda dengan teknik ini.

          Demikian artikel segmen "cat dekoratifbermotif combing basic" ini. Semoga bermanfaat.

          50.000 Desain Properti Powerfull Inspirasi Properti
          Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
          Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
          Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
          Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti

          Sabtu, 20 Oktober 2012

          Cat Dekoratif Bermotif Ragging 1 Warna

          Teknik ragging sering digunakan untuk menghasilkan efek seperti kain beludru

          Cat Dekoratif teknik ragging sering digunakan jika ingin menghasilkan efek seperti kain beludru, sutra, brokat (crushed velvet, parchment, chamois leather, watered silk atau brocade) di atas permukaan yang telah dilapisi dengan cat dasar. Teknik ini bisa dilakukan dalam dua cara: ragging on dan ragging offRagging on dilakukan dengan mencelupkan kain kedalam cat kemudian menepuk-nepukkannya ke dinding, sedangkan Ragging off  dilakukan dengan menyapukan cat ke dinding menggunakan kuas, kemudian menyerap kelebihan cat dengan menepuk-nepukkan kain ke dinding tersebut. Keduanya meninggalkan bekas-bekas kerutan kain pada dinding yang membentuk corak tertentu.


          Alat dan bahan
          Cat emulsi (latex)
          Lem wallpaper (jika ingin efek lebih tebal dan bertekstur)
          Wadah cat untuk mencampur cat dengan lem wallpaper
          Bak cat
          Chamois/potongan kain
          Kuas ukuran 5 cm

          Teknik ragging sering digunakan untuk menghasilkan efek seperti kain beludru


          Ragging On Satu Warna
          Mirip dengan sponging, namun efek yang dihasilkan lebih tajam. Kuncinya adalah pemilihan warna yang diaplikasikan di atas warna dasar, serta pengerjaan yang merata pada dinding.

          Persiapan

          Teknik ragging sering digunakan untuk menghasilkan efek seperti kain beludru


          Tahap Pengerjaan
          1. Tuangkan cat yang sudah dicampurkan dengan lem wallpaper ke dalam bak cat. Remaslah potongan kain menjadi gumpalan can celupkan ke dalam cat, buang kelebihan cat, kemudian tepuk-tepukkan ke dinding.

          http://jurusbisnisproperti.blogspot.com


          2. Kembali remas-remas dan celupkan gumpalan kain ke dalam cat, lanjutkan pengerjaan sehingga seluruh dinding tertutup dengan merata.

          http://jurusbisnisproperti.blogspot.com


          3. Hasil akhir ragging on satu warna

          http://jurusbisnisproperti.blogspot.com


          Demikian artikel pada segmen "Cat Dekoratif Bermotif Ragging 1 Warna" ini. Semoga bermanfaat.

          50.000 Desain Properti Powerfull Inspirasi Properti
          Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
          Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
          Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
          Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti

          Cat Dekoratif Bermotif Ragging 2 Warna

          Teknik ragging sering digunakan jika ingin menghasilkan efek seperti kain beludru, sutra, brokat  pada dinding

          Cat Dekoratif teknik ragging sering digunakan jika ingin menghasilkan efek seperti kain beludru, sutra, brokat (crushed velvet, parchment, chamois leather, watered silk atau brocade) di atas permukaan yang telah dilapisi dengan cat dasar. Teknik ini bisa dilakukan dalam dua cara: ragging on dan ragging off. Ragging on dilakukan dengan mencelupkan kain kedalam cat kemudian menepuk-nepukkannya ke dinding, sedangkan Ragging off  dilakukan dengan menyapukan cat ke dinding menggunakan kuas, kemudian menyerap kelebihan cat dengan menepuk-nepukkan kain ke dinding tersebut. Keduanya meninggalkan bekas-bekas kerutan kain pada dinding yang membentuk corak tertentu.

          Alat dan bahan
          Cat emulsi (latex)
          Lem wallpaper (jika ingin efek lebih tebal dan bertekstur)
          Wadah cat untuk mencampur cat dengan lem wallpaper
          Bak cat
          Chamois/potongan kain
          Kuas ukuran 5 cm

          Teknik ragging sering digunakan jika ingin menghasilkan efek seperti kain beludru, sutra, brokat  pada dinding

          Ragging On Dua Warna
          Setelah melakukan proses ragging on satu warna, tambahkan warna kedua dengan teknik pengerjaan yang sama.

          Teknik ragging sering digunakan jika ingin menghasilkan efek seperti kain beludru, sutra, brokat  pada dinding

          Teknik ragging sering digunakan jika ingin menghasilkan efek seperti kain beludru, sutra, brokat  pada dinding


          Ragging Off
          Efek yang dihasilkan dari teknik ragging off lebih kuat daripada efek ragging on.
          1. Campurkan cat dengan lem wallpaper  di dalam wadah cat, lalu gunakan kuas besar untuk menyapukan kedinding.

          Teknik ragging sering digunakan jika ingin menghasilkan efek seperti kain beludru, sutra, brokat  pada dinding

          Teknik ragging sering digunakan jika ingin menghasilkan efek seperti kain beludru, sutra, brokat  pada dinding


          2. Lanjutkan pengerjaan sehingga diperoleh efek yang merata di seluruh bagian dinding.

          Teknik ragging sering digunakan jika ingin menghasilkan efek seperti kain beludru, sutra, brokat  pada dinding


          3. Remas potongan kain menjadi gumpalan, dan tepuk-tepukkan ke dinding untuk mengangkat sebagian cat yang sudah diaplikasikan denga kuas pada tahapn sebelumnya. Peras kain jika sudah terlalu banyak menampung cat.

          Teknik ragging sering digunakan jika ingin menghasilkan efek seperti kain beludru, sutra, brokat  pada dinding


          4. Hasil akhir ragging off


          Teknik ragging sering digunakan jika ingin menghasilkan efek seperti kain beludru, sutra, brokat  pada dinding


          Demikian artikel segmen "Cat Dekoratif Bermotif Ragging 2 Warna"  kali ini. Semoga bermanfaat.

          50.000 Desain Properti Powerfull Inspirasi Properti
          Panduan Lengkap Bisnis Properti Bisnis Properti
          Jasa Aristek Lengkap Jasa Arsitek
          Sistem Informasi Properti Sistem Informasi Properti
          Cari Rumah Berkwalitas Jawara Properti
          SISTEM INFORMASI PEMASARAN DEVELOPER PROPERTI Apa guna SID PRO V1 ini? Adalah Sistem informasi pemasaran yang memudahkan Anda untuk membuat Laporan Pemasaran hanya dengan 1 klik saja berupa ?
          1. Database Konsumen
          2. Omzet Penjualan
          3. Total Piutang
          4. Piutang Per Konsumen
          5. Monitoring Piutang Konsumen
          Bonus Surat2 Berikut? :
          Super Mega bonus : Ebook Dasar Bisnis Developer Properti
          01 Puluhan Contoh desain Rumah tampak depan
          02 Contoh Surat Perjanjian dgn Pemilik Tanah
          03 Contoh Surat Perjanjian dgn Investor / pemodal
          04 Contoh Surat Perjanjian Kerjasama
          05 Contoh Proposal Investor / Pemodal
          06 Contoh Kelengkapan Untuk KPR INDEN
          07 Contoh Surat Angsuran BTN
          08 Contoh Surat Kontrak Kerja Staf Penjualan
          09 Contoh Surat Perjanjian Pemborongan / kontraktor
          10 Contoh Surat Kuasa Jual
          11 Contoh Surat Perjanjian Hutang Piutang
          12 Surat Perjanjian Kavling
          13 Surat Perjanjian Perikatan Jual Beli (PPJB)
          segera meluncur kesini : http://sid-properti.com